Kamis, 30 September 2010

Tempat makan jagoan di jogja

Sudah 3 tahun lebih ternyata saya hidup di Jogja. Tak terasa. Waktu jalan begitu cepat. yang jelas saya sudah berganti kok-kosan 2 kali dan rumah kontrakan 2 kali juga. Dari yang awalnya jalan kaki, kemudian naik sepeda dan sekarang naik sepeda motor. Sudah jalan-jalan ke banyak tempat. Hingga akhirnya saya jadi lebih familiar kota gudeg ini daripada kota kampung halaman saya, lampung. Ini terbukti, ketika pulang lebaran kemaren, saya pun pengen cepat-cepat kembali ke Jojga. Alasannya agak aneh dan terlihat bodoh, saya merasa asing di daerah lampung.

Tapi tulisan blog kali ini, saya tidak akan bercerita tentang suka duka kehidupan kok. Saya akan post satu tulisan yang bakal digemari semua orang. Tidak ada orang yang tidak suka. Apalagi kalau bukan makanan. saya akan cerita, tempat-tempat makan mana yang menurut saya JAGOAN. Dan bukan sesumbar dong, kalau saya selalu kangen jogja. Pastinya karna makanan-makanan nya. Enak, khas, penuh cita rasa dan yang penting hemat di kantong.

Terarik ? Pengen Tau ? Mari kita daftar satu2.

1. Soto AyamSoto ayam boleh dibilang sebagai makanan pilihan terbaik waktu sarapan . Setuju ? Para mahasiswa sekalian ? . Untuk soto ayam, saya jagokan Soto Ayam Kampung Pak Toni. Lokasinya ada di jalan kartini depan mahasiswa putri UGM. Dari jalan cik ditiro dari bunderan UGM, ambil pertigaan pertama, indraloka, masuk. Setelah itu bakalan lihat tenda kuning di pertigaan sebelah kiri.

Apa yang istimewa dari soto ini ? Yang buat hebat menurut saya kuahnya kental. Kalau saya bilang kuahnya medok. Rasa kaldu ayam nya kerasa banget. Suiran ayam nya juga dikasih banyak sama si pak toni (penjual). Untuk harga jangan khawatir, cumin dengan 5000 saja, semangkok soto nan lezat siap dilahap. Termasuk bagi yang sudah jadi langganan (cth : penulis) akan sering dapet bonus tulang /balung yang rasanya sangat mak nyus. Sebagai info, saya sudah jadi pelanggan nya sejak soto pak toni masih sepi, jauh beda dengan seperti sekarang yang mana brand nya sudah banyak yang tau.

Jam buka nya relatif cukup pagi. Jam setengah 7 , soto ini sudah ramai disambangi pelanggannya. Jadi bagi yang berminat kalau bisa jangan datang sebelum jam 10 karena kemungkinan soto akan sudah habis atau hanya mendapat paket-paket terakhir (kuah sudah tidak kental lagi)


2. Yammie

Untuk yammie, saya jagokan ada 3 tempat. Yakni Syarifah, mie ayam Jakarta , dan mie Bangka. Ketiganya ada di jalan prof. yohanes Sagan. Tapi diantara ketiganya, yang pertama yang paling dijagokan. Kenapa ? Karena saya suka mie yang lembut dan porsi nya harus banyak. Rasa mie nya juga punya ciri khas dan kuahnya juga cukup tajam rasanya. Disana ditawarkan 2 rasa, masnis dan asin. Tinggal pilih sesuai selera. Tapi kalau saya, prefer ke rasa asin. Karena secara alami saya tidak suka dengan kecap sedang makan. Walaupun syarifah juga menyediakan bubur, yang kata orang juga jagoan rasanya. Tapi tetap yammie yang paling bikin saya rindu untuk terus datang kesana lagi.


3. Ketoprak

Karena sewaktu tinggal di lampung, salah satu makanan favorit saya adalah ketoprak. Setelah tinggal di jogja, awalnya saya merasa ada yang kuang. Karena, setelah sekian waktu saya belum mendapatkan tempat makan ketoprak yang mantap bin ajib. Mantap standar saya adalah bumbu kacang nya kental dan isi (bihun, taoge, tahu, dll) tidak pelit. Tapi akhirnya setelah 1 tahun merambah jogja, ditemukanlah ketoprak yang joss. Tempatnya ada di jalan cik ditio. Kalau dari Gramedia Sudrirman menuju ke bunderan UGM, lokasinya ada di sebelah kiri. Untuk harga, jangan khawatir masih masuk standar anak kos kok. Cukup rogoh kocek 7000 rupiah saja.


4. Nasi Goreng

Memang kalau untuk nasi goreng, tiap orang bisa jadi favoritnya beda-beda. Di jogja pun tempat makan nasi goreng juga melimpah ruah. Tapi diantara nya itu saya punya 4 pilihan yang perlu dicoba. Keempat tempat piihan versi saya adalah nasi goreng kambing Mr Bean (jalan cik di tiro), Nasi goreng Mandiri ( sekip UGM) , Nasi Goreng Sapi Kotabaru (depan SMA 3 ) dan Nasi Goreng Mam (di depan UPN babarsari ). Kalau dari keempat memang yang paling populer adalah nasi goreng sapi kotabaru. Tapi saya jagokan untuk nasi goreng Mr. Bean sebagai pilihan pertama.

5. Bakso

Bakso adalah makanan sejuta jumat. Dari sabang sampai merauke, bisnis bakso adalah bisnis yang menggiurkan. Paling cepat break event nya. Untuk bakso, di jogja sudah tak terhitung jumlahnya. Memang mungkin yang paling kesohor karena punya banyak cabang adalah bakso pak narto. Tapi sebagai kuliner boy, saya punya jagoan sendiri. Saya menyebutnya Bakso Pinggir rel (nama asli lupa). Lokasinya ada sebelah kiri di pintu palang kereta api setelah UIN sunan kalijaga. bila ditempuh dari jalan solo. Yang membedakan bakso ini dengan yang lainnya selain rasa bakso nya yang enak adalah tmbahan kerupuk dan keramahannya penjual nya itu. memang saya akui kalau soal keramahan, saya berani kasih nilai 101 (dr skala 100). Malah mendekati level lebai. Tapi saya akui inilah yang membuat banyak orang terus kembali untuk makan bakso disana. Kalau tidak percaya, datang saja kesana. Bukanya relatif malam. Sekitar jam 7 malam. Untuk menambah selera makan, jangan lupa tambah sate kikilnya.


6. Gado-gado dan lotek

Untuk gado-gado dan lotek, kalau orang jogja ditanya, kemungkinan besar akan memilih gado-gado Colombo. Karena memang cabang nya juga sudah dimana-mana. Untuk gado-gado dan lotek, versi saya yang perlu disambangi adalah gado-gado dan lotek mandiri. Lokasinya ada di depan fakultas teknik UNY atau setelah fakultas kedokteran hewan UGM. Tempatnya ada di sebalah kiri jalan. Agak kecil memang. Namun selalu penuh dengan antrian pembeli.


*) Maaf kalau tidak semua makanan saya bisa masukkan di post ini. Karena hanya yang jadi favorit saya saja yang saya masukkan. Kapan waktu disambung lagi ya guys.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar